BLOG

6 Soft Skill Penting yang Paling Penting di Dunia Kerja

Tingkatkan kualitas diri agar dapat bersaing dalam pencarian pekerjaan dan karirmu dengan soft skill yang mumpuni. Baik kamu yang sedang melamar pekerjaan, ingin mendapatkan promosi, atau hanya ingin lebih meningkatkan potensi diri, mengembangkan 6 soft skill ini dapat membantumu mencapainya. 

Soft skill bisa menjadi keterampilan ekstra mudah yang membedakanmu dengan orang lain. Ini bisa menjadi daya tarikmu tersendiri. Teruslah baca artikel ini untuk mengetahui soft skill yang paling dianggap penting oleh rekruter di dunia kerja pada tahun 2022.

 

Soft skill Seperti Apa yang Berguna Saat Bekerja?

Mengikuti keterampilan terbaru bisa terasa mustahil karena pasar kerja berubah dengan cepat. Namun, menunjukkan kepada perusahaan ataupun rekruter bahwa kamu telah menguasai soft skill, ini akan menunjukkan bahwa kamu dapat menangani apa pun yang mereka berikan kepada kamu, bahkan jika itu adalah keterampilan yang belum kamu ketahui.

 

1. Kemampuan Beradaptasi di Tengah Era VUCA 

Dunia bisnis telah berubah secara dramatis selama beberapa tahun terakhir, dan kita sekarang hidup dalam masyarakat yang terhubung di mana perubahan dapat terjadi dengan cepat, konstan, dan tidak dapat diprediksi. Kemajuan pesat dalam teknologi menciptakan lingkungan di mana internet, telepon pintar, dan media sosial ada di mana-mana, dan peristiwa global seperti pandemi COVID telah meningkatkan rasa turbulensi dan ketidakpastian.

Jenis lingkungan ini dapat dijelaskan menggunakan akronim VUCA, yang merupakan singkatan dari Volatile, Uncertain, Complex, dan Ambiguous, yang artinya Mudah berubah, Tidak Pasti, Kompleks dan Ambigu.

Ini mengapa beradaptasi dengan lingkungan yang berubah sangat penting. Kemampuan beradaptasi berarti mampu bekerja di berbagai lingkungan. Ini juga berarti mempelajari keterampilan baru dengan cepat dan menyesuaikan diri dengan perubahan di tempat kerja.

Kemampuan beradaptasi membantu kita menjadi fleksibel dan mengelola perubahan. Ini adalah kualitas nomor satu yang dicari rekruter pada calon karyawan. Banyak dari kita tidak melakukannya dengan baik dengan perubahan tetapi belajar untuk beradaptasi dengan tuntutan dan tujuan yang selalu berubah di tempat kerja dengan sikap positif akan menjadikan kamu aset yang tak ternilai bagi atasan kamu. Ini juga akan membantumu tetap relevan dalam peran kamu, sehingga kamu tetap menjadi aset di masa depan.

 

2. Berpikir Kritis

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan yang sejak dulu masih dibutuhkan oleh perusahaan. Inilah mengapa pada wawancara rekruter sering menyertakan pertanyaan untuk menguji keterampilan berpikir kritis.

Meskipun beberapa pekerjaan mungkin mengharuskan kamu untuk melakukan tugas yang monoton, tapi sebagian besar pekerjaan saat ini adalah tipe yang mengharuskanmu berpikir kritis. Misalnya, jika kamu seorang Marketer, kamu juga tidak bisa hanya mencontek strategi marketing kompetitor. Karena di jaman teknologi sekarang ini, brand dituntut untuk bisa lebih bersaing secara sehat namun tetap kreatif.

Perusahaan mengharapkan kamu untuk membawa pemikiran kritis ke tugas individu, tim, dan perusahaan; untuk melihat gambaran besarnya; untuk mengidentifikasi tren yang berpotensi membantu atau merugikan organisasi secara keseluruhan atau pada proyek tertentu; untuk tidak hanya mengidentifikasi masalah tetapi juga solusi potensial. 

 

3. Komunikasi (Interpersonal)

 Mengkomunikasikan ide, dan pendapatmu secara ringkas dan lugas bukanlah keterampilan yang mudah untuk dikuasai. Inilah mengapa perusahaan sangat menghargai karyawannya yang menguasai skill berkomunikasi. Bisnis bergerak cepat di dunia teknologi. Kamu harus bisa berkomunikasi dengan kuat dan cepat.

Ada banyak cakupan di dalam kemampuan berkomunikasi, yaitu mendengarkan dengan aktif, bahasa tubuh yang tepat, interaksi verbal yang jelas dan tepat, korespondensi tertulis yang dibuat dengan baik, pertanyaan yang bijaksana.

Sebagian besar pekerjaan juga mengharuskanmu untuk berkolaborasi dengan orang lain. Mampu bekerja dengan tim sangat penting. Buktikan bahwa kamu dapat bekerja secara efektif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas. Kerja tim berarti mampu mengelola konflik, berkolaborasi, dan berbagi ide.

 

4. Manajemen Waktu

Di era teknologi sekarang ini, banyak perusahaan yang menerapkan sistem remote, atau bekerja jarak jauh bagi karyawannya. Agar tetap dapat berjalan dengan baik, perusahaan harus percaya bahwa karyawan dapat mengatur waktu mereka dengan baik dalam pekerjaan jarak jauh. Mendemonstrasikan keterampilan manajemen waktu yang kuat menunjukkan bahwa kamu dapat memenuhi tenggat waktu dan menyelesaikan pekerjaan secara on-time.

Keterampilan manajemen waktu mencakup berbagai keterampilan yang akan membantumu agar dapat mengatur waktu dengan baik, meliputi: Terorganisir, dapat mengatur prioritas, mampu menetapkan tujuan di setiap pekerjaan, perencanaan, pendelegasian pekerjaan, dan manajemen stres.

Meluangkan waktu untuk mengembangkan masing-masing keterampilan ini akan membantumu mengatur pekerjaan sehari-hari .

 

5. Pemecahan Masalah

Ketika perusahaan berbicara tentang keterampilan pemecahan masalah, mereka sering mengacu pada kemampuan untuk menangani situasi sulit atau tak terduga di tempat kerja serta tantangan bisnis yang kompleks. Perusahaan bergantung pada orang yang dapat menilai situasi dan dengan tenang mengidentifikasi solusi. Keterampilan memecahkan masalah adalah sifat yang memungkinkan kamu melakukan itu. Selain berguna bagi perusahaan, soft skill ini juga sangat berguna dalam bidang kehidupan lain seperti membangun hubungan dan pengambilan keputusan sehari-hari.

Beberapa keterampilan pemecahan masalah meliputi: Mendengarkan secara aktif, Analisis, Riset, Kreativitas, Komunikasi, Pengambilan keputusan dan Membangun tim. Keterampilan pemecahan masalah penting dalam setiap karir di setiap tingkatan.

 

6. Kemampuan Menganalisis

Perusahaan membutuhkan karyawan dengan kemampuan untuk menilai masalah dan menemukan solusi ideal secara tepat waktu dan efisien. Keterampilan ini dikenal sebagai keterampilan analisis

Kamu dapat menggunakan keterampilan analisis untuk mendeteksi pola, bertukar pikiran, mengamati, menafsirkan data, mengintegrasikan informasi baru, berteori, dan membuat keputusan berdasarkan berbagai faktor dan opsi yang tersedia.

Skill ini khususnya penting untuk dimiliki oleh Digital Marketer, Product Manager, Data Analyst, dan mereka yang bekerja menggunakan data.

Solusi dapat dicapai dengan pendekatan yang jelas, metodis, atau melalui teknik yang lebih kreatif. Kedua cara memecahkan masalah membutuhkan keterampilan analitis.

Apa pun bidang karier kamu, menjadi ahli dalam analisis berarti mampu memeriksa sejumlah besar data dan mengidentifikasi tren dalam data tersebut. Kamu harus lebih dari sekadar membaca dan memahami informasi untuk memahaminya.

Sekarang, mari kita lakukan rekap cepat dari poin terpenting yang kita bahas dalam artikel ini:

 

  • Soft skill terdiri dari kombinasi antara manusia, sosial, komunikasi, karakter, sikap dan cara pikir.
  • Soft skill dapat berguna di tempat kerja maupun di dalam kehidupan sehari-hari
  • Hard skill bukanlah satu-satunya poin yang dinilai perusahaan. Soft skill menjadi nilai tambah pada diri seseorang
SHARE ON: