BLOG

Dari desain hingga marketing: Perjalanan karir Kusmartono Aji

Apakah kamu tertarik berkarier di bidang digital marketing? Bidang digital marketing saat ini sedang naik daun, loh!

Peluangmu untuk bekerja di bidang digital marketing sangat terbuka lebar. Selain gaji yang menggiurkan, bekerja di bidang digital marketing juga fleksibel. Kamu bisa bekerja di mana saja dan kapan saja, bahkan dari negara lain!

Kamu penasaran, bagaimana memulai karir di bidang digital marketing? Nah, kamu bisa membaca kisahnya di bawah ini. Kamu bakal mendapat gambaran langsung dari ahlinya!

 

 

Kapan pertama kali kamu menyadari bahwa kamu ingin menjadi Digital Marketer? Lalu, apa langkah pertama untuk memulainya?

Dimulai dari ebuah ketidaksengajaan mengambil jurusan periklanan semasa kuliah di tahun 2006. Awalnya ketertarikan saya ada di desain grafis dan jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual) sedang marak saat itu, namun ada hal lain yang membuat saya tertarik di mana kreatifitas iklan di berbagai medium (tv, radio, media cetak) juga sedang dalam puncaknya. Saya suka melihat desain yang bagus dan unik, serta kemampuan bagaimana sebuah visual mampu menggugah perasaan seseorang.

Lalu internet mulai ramai, di era sosial media yang kian marak membuatnya menjadi medium baru dalam beriklan. Era personalisasi dimulai, saat itu iklan tidak lagi dibuat untuk ditampilkan ke semua orang, melainkan dibuat khusus untuk pasar dan segmen tertentu. Dari situ ketertarikan saya di bidang pemasaran kreatif muncul.

Karir saya dimulai sebagai designer grafis untuk membuat materi iklan digital. Dari banner website, promo newsletter, dan format lain yang dibutuhkan. Dari situ saya belajar bahwa teknologi tidak akan pernah berhenti, selalu ada yang baru, selalu ada yang unik, dan selalu ada yang bisa dipelajari.

Semenjak dunia digital terus berkembang, di situ saya melihat banyak potensi yang bisa saya kembangkan dan pelajari untuk bisa mengejarnya. Maka saya mulai mencari tahu bagaimana cara pemasaran tradisional mengubah dirinya di era digital.

Tidak semua berhasil. Banyak kegagalan yang harus saya lewati untuk paling tidak bisa menguasai satu bidang digital marketing. Dan di saat saya merasa sudah menguasainya, maka perkembangan teknologi memaksa saya untuk terus mengikuti dan memperbaikinya. Tidak akan pernah ada titik puncak dalam digital marketing. Akan terus ada hal baru, algoritma baru, medium baru, strategi baru, tren baru, dan hal-hal yang membuat kita tidak boleh berhenti untuk belajar.

 

Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi dalam pekerjaan ini?

Tantangan terbesar adalah terus mengikuti perkembangan teknologi. Era digital sangat cepat, sedikit saja terlewat maka kamu akan tertinggal. Hal ini yang menjadi tantangan sekaligus hal yang menarik. Kecuali kamu adalah tipe orang yang senang melakukan hal yang itu-itu saja, sepertinya dunia digital marketing bukan untuk kamu.

Selain mengikuti perkembangan teknologi, tantangan lain yang saya hadapi dalam pekerjaan digital marketing ini adalah kemampuan membaca, mengikuti, dan membuat tren. Mengatur prioritas juga menjadi tantangan dalam pekerjaan ini. Dari sekian banyak hal yang perlu dilakukan, menempatkan mana tugas yang harus menjadi prioritas agar semua strategi bisa berjalan lancar merupakan sebuah tantangan tersendiri. Tidak jarang seseorang bisa kewalahan dan merasa tidak kuat karena ia tidak bisa mengatur prioritas pekerjaannya. 

 

Apa tipe proyek yang paling kamu senangi?

Kalau boleh egois, tipe proyek yang saya senangi adalah proyek-proyek yang sesuai dengan ketertarikan saya. Karena dari situ perasaan mengerjakan sesuatu yang tidak terasa bekerja akan muncul.

Tapi saya senang dengan semua proyek di mana saya dilibatkan dari awal pengerjaannya. Karena saya jadi tahu apa latar belakang proyek ini, apa yang harus dituju, dan apa saja yang harus dilakukan ketika semua rencana tidak berjalan sebagaimana mestinya. Visibilitas dalam sebuah proyek sangat penting karena apa yang dilakukan dalam digital marketing adalah pekerjaan holistik, saya harus tahu a sampai z dari proyek ini sehingga saya bisa punya rencana a hingga z pula.

 

Apa saja proyek yang kamu banggakan dan jelaskan alasannya?

Sejauh ini proyek terbaru yang sedang saya kerjakan di VOILA.ID adalah proyek yang bisa saya banggakan karena dengan tim yang mendukung penuh dan berjalan beriringan, tujuan perusahaan bisa tercapai. Walaupun banyak improvisasi di tengah rencana, namun kesigapan tim dalam membaca masalah dan segera menemukan solusi sangat membanggakan.

Tidak hanya tim digital marketing, tapi juga tim produk, tim data, tim offline, semua turut ikut andil dalam mencapai target ROAS di atas 20x.

Apa momen yang paling kamu ingat sepanjang karier?

Ketika seorang designer grafis dipercaya untuk mengelola saluran iklan berbayar dan diberi tanggung jawab penuh untuk mengelola konten dalam website di tahun 2018. Tanpa titik itu, saya kemungkinan akan tetap berkutat di antara perangkat lunak pemroses grafis. Namun karena titik itu, kemampuan saya bertambah luas, pola pikir saya semakin berkembang, dan keinginan untuk belajar semakin kuat.

 

Apakah mungkin untuk memulai Digital Marketing, jika kamu tidak memiliki latar belakang menulis?

Bisa, namun akan sulit. Asal mau belajar dan punya ketertarikan terhadap bidang tulis menulis, kemampuan itu akan bisa terasah.

Tapi yang terpenting kamu suka membaca, karena informasi tidak akan datang dengan sendirinya, kamu perlu mencari bagaimana cara mengolah minat dan kemampuan menjadi sebuah alat penunjang karir. Teknis bisa dipelajari, tapi selera tidak bisa dibeli.

Ingat, kunci dalam digital marketing adalah bisa menjual, tidak harus bagus, tapi bisa menggugah orang untuk melakukan aksi (dalam hal ini aksi utamanya tentu saja membeli apapun yang kamu pasarkan).

 

Keterampilan apa yang menurut kamu penting untuk dikuasai dengan baik dalam Digital Marketing?

Menganalisa pasar, mengikuti tren, berpikir strategis dan kreatif, serta kemampuan mengidentifikasikan masalah. Masalah akan selalu ada, yang bisa berakibat fatal adalah ketika kamu tidak tahu di mana letak permasalahannya. Ketika kamu tidak tahu letak permasalahannya, maka kamu tidak akan tahu apa solusinya. Dan masalah itu tidak akan terselesaikan. 

Ingat, jangan pernah takut salah (karena kesalahan pasti akan ada), tapi takutlah ketika kamu tidak tahu di mana letak kesalahanmu.

 

Apa saran terbaik yang dapat kamu berikan kepada pemula?

Jangan pernah merasa puas. Yakinlah sebaik apapun kamu melakukan pekerjaan, akan ada yang bisa melakukannya lebih baik darimu. Dunia digital tidak akan pernah berhenti, maka kamu juga tidak boleh berhenti berlari.

 

Mengapa kamu ingin berbagi pengalaman dengan para Digital Marketer pemula?

Keinginan saya berbagi ilmu bukan berarti karena saya lebih pintar, tapi mungkin karena saya lebih dulu tahu. Maka ketika ada kesempatan untuk bisa bertukar pikiran, berdiskusi secara sehat, membagikan apa yang pernah saya lakukan, berbagi apa kesalahan yang saya perbuat, dan bagaimana mengatasi masalah yang timbul dalam pekerjaan nantinya, kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan.

Satu lagi, saya banyak menemukan mereka yang masih belum yakin tentang apa yang ingin mereka lakukan di bidang digital marketing yang luas ini. Harapan saya adalah dengan pengalaman yang sudah saya alami, saya bisa membuat mereka lebih yakin dengan apa yang akan mereka jalani kedepannya.

 

Gimana, menarik, kan, kisahnya? Digital marketing sangat cocok untuk kamu yang dinamis, senang belajar hal baru, dan suka dengan teknologi. Apakah kamu siap terjun ke bidang digital marketing

SHARE ON:
Pengajar kami
Kusmartono Aji Manager Pemasaran Digital di Catalyst Tech
Abhyani Prastika Perencana Media Digital di M&C Saatchi Performance